ATTENTION!

DO NOT COPY without permission and full credit please

Monday, December 30, 2013

Ki Tambleg, Ikon Konservasi Kab.Subang

Posted by Unknown at 2:02 PM
Siluet Ki Tambleg di tengah kota #lombafotokitambleg
Pernah melihat pohon Baobab? Atau mendengar tentang Pohon Unik Langka yang bentuknya seperti terbalik dengan posisi akarnya yang diatas? Ya, banyak spekulasi masyarakat yang mengiringi keunikan bentuk pohon Baobab ini, salah satunya cerita masyarakat Afrika yang mengatakan Dewa Thorus dahulu tidak menyukainya dan akhirnya melemparkannya sehingga tumbuh dengan posisi terbalik. Pohon ini diketahui berasal dari Benua Afrika juga menjadi bagian dari kandidat New 7 Natural Wonders In The World. Tapi tahukah Anda bahwa pohon langka ini bisa ditemui di Indonesia?  Mari kita coba bahas di postingan ini.

Mengenal Pohon Baobab (Adansonia)
Pohon Baobab adalah pohon yang tampak aneh yang tumbuh di dataran rendah di Afrika dan Australia. Baobab juga disebut pohon yang terbalik karena minim daun, cabang-cabang Baobab seperti mencuat ke udara, seolah-olah telah ditanam terbalik. Adansonia adalah genus dari sembilan spesies pohon, termasuk enam asli Madagaskar, dua asli daratan Afrika dan Semenanjung Arab, dan satu asli Australia. Salah satu spesies terdapat juga di Madagaskar yang telah mempunyai 6 spesies Adonsia, tetapi 1 spesies tersebut bukanlah tumbuhan asli Madagaskar, tetapi tumbuhan asli Africa. dan diperkenalkan pada zaman kuno untuk Asia Selatan dan selama era kolonial ke Karibia. Spesies kesembilan digambarkan pada tahun 2012, menggabungkan populasi dataran tinggi Afrika selatan dan timur. Lebih lengkap tentang Adansonia telah dibahas dalam postingan sebelumnya klik disini

Baobab di Indonesia
Kita mengenal Baobab adalah Tumbuhan yang tumbuh hanya di Afrika dan Australia. Tahukah anda bahwa Baobab juga ternyata bisa tumbuh dengan baik di Indonesia?
Ya, ternyata tumbuhan ini dapat tumbuh di Indonesia dengan baik bahkan diketahui telah  berumur ratusan tahun. Tumbuhan ini dapat ditemui di beberapa daerah di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pohon Baobab memiliki nama panggilan lain di Kabupaten Subang, masyarakat Subang menyebutnya dengan nama Ki Tambleg atau Asem Bhuto karena ukurannya yang sangat besar. Jenis spesies yang tumbuh di Kab.Subang ini adalah Jenis Adansonia Digitata yang berasal dari Afrika. Dari berdasarkan informasi keberadaan Ki Tambleg di Subang dibawa oleh penjajah Portugis. Dengan tujuan untuk menyelamatkan deposit air. Hingga kini di Subang dari 20 pohon tersisa hanya 14 pohon yang tersebar di Sang Hyang Sri Ciasem, Manyingsal Cipunagara, Purwadadi dan Cikaum. Subang merupakan salah satu daerah yang masih menyimpan ki tambleg dan memiliki bibitnya.

Ki Tambleg, Icon Konservasi Kab.Subang
Pohon Ki Tambleg (Adansonia-red), awalnya kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Tetapi, semenjak tim ekpedisi dan konservasi Universitas Indonesia (UI) dalam hasil penelitiannya menyatakan bahwa dalam Ki Tambleg terdapat beberapa keunggulan dalam bidang konservasi, riset dan memiliki khasiat luar biasa dalam bidang kesehatan.  Pohon ini mulai dikenal sebagai pohon asli Afrika yang ternyata juga tumbuh di Indonesia. Pihak UI berhasil memindahkan Ki Tambleg dari habitatnya di Sang Hyang Sri menuju kampus UI di Depok. Maka, dua pohon Ki Tambleg yang berukuran diameter empat dan lima meter dengan tinggi 30 dan 40 meter serta usia antara 160 hingga 200 tahun itu dipindahkan.

Sebagai salah satu spesies Tanaman langka dan Pohon ini dapat tumbuh di daerah kabupaten Subang, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kabupaten Subang saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi tentang icon konservasi dengan menanam pohon ki tambleg (adonsonia digitata). Dipilihnya ki tambleg memiliki alasan kuat, diantaranya pohon ki tambleg merupakan salah satu pohon langka yang memiliki keunggulan strategis.

IUCN (International Union for Conservation of Nature ) menyatakan Species Pohon Baobab ini dalam status endangered. Bahkan di negara asalnya sendiri, pohon ini di lindungi karena kelangkaannya dan menjadi tanaman khas Benua Afrika.  Keputusan untuk menjadikan Ki Tambleg (Adansonia Digitata) sebagai Icon Konservasi Kab.Subang sangat bagus, selain untuk menjaga kelestarian spesies ini dari kepunahan juga agar Menarik wisatawan ke Kab.Subang dan menjadikan Kab.Subang lebih kenal di Indonesia dan di Mata Dunia karena memiliki salah satu jenis spesies Adansonia yang awalnya diketahui hanya dapat ditemui di Benua Afrika dan Australia saja. 

Indukan Ki Tambleg di Kabupaten Subang dapat ditemui di Ds.Manyingsal-Cipunagara sebanyak 3 pohon, Dsn.Cipedes PTP-Cikaum sebanyak 1 pohon, Dsn.Kosedan Sari-Cikaum sebanyak 1 pohon, Ds.Waladin-Purwadadi sebanyak 3 pohon dan di PT.Sang Hyangseri-Sukamandi sebanyak 2 pohon dan 1 pohon di halaman Wisma Karya-Subang. Dan jika anda sedang mencari bibit Ki Tambleg ini, bisa didapatkan didaerah yang memiliki Indukan Ki Tambleg, dan yang paling dekat dari Subang Kota bisa ditemui di sepanjang jalan Dusun Kukulu.

Berikut, pohon unik dan langka ini berhasil diabadikan dalam jepretan kamera: 
 1. Lokasi Pertama : 

Menjulang Tinggi #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
The BiggestVS a Man #LombaFotoKiTambleg
Tambleg #LombaFotoKiTambleg
Tambleg #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
Bunga dan bakal buah yang mengering #LombaFotoKiTambleg

Catatan:
Lokasi Pertama : Dsn. Cipedes PTP - Ds.Pasir Muncang - Kec. Cikaum
Diameter sekitar 12 Meter. Akses ke Lokasi pohon yang satu ini agak sulit karena harus ditempuh dengan hanya berjalan kaki ke tengah perkebunan tebu. Pohon tebu yang sudah cukup tinggi (setinggi orang dewasa) di sekelilingnya membuat sulit untuk mengambil gambar keseluruhan. Tips untuk Fotografer, datanglah saat musim panen tebu tiba.

2.Lokasi Kedua
The Greatest one #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
Kaki Gajah #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
Buah #LombaFotoKiTambleg

Catatan:
Lokasi Kedua : Dsn.Waladin  - Ds.Pasirbungur - Kec.Purwadadi. lokasinya di pertengahan kebun tebu. Pohon yang satu ini sedang berbuah lebat.

3. Lokasi Ketiga :
Aki Brothers #LombaFotoKiTambleg
Ki Tambleg Brothers #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg
His Own Life in a Sugar Cane Field #LombaFotoKiTambleg
Catatan:
Lokasi Ketiga : Dsn.Waladin  - Ds.Pasirbungur - Kec.Purwadadi. Lokasinya di pertengahan kebun tebu di pinggir pemakaman, letaknya tidak jauh dari pohon di lokasi kedua.

4. Lokasi Keempat :
#LombaFotoKiTambleg
Ditengah keramaian #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg



Catatan:
Lokasi Keempat : di halaman Wisma Karya Subang

5. Lokasi Kelima :

THE SCARY ASEM BHUTO #LombaFotoKiTambleg
#LombaFotoKiTambleg

 #LombaFotoKiTambleg

Ki Tambleg, Saung dan Tebu #LombaFotoKiTambleg

Catatan:
Lokasi Kelima : Dsn.Kosedan Sari - Ds.Tanjung Sari Barat - Kec.Cikaum. Letaknya di perkebunan tebu dekat pemakaman umum. Diameter pohon sekitar 3-4 M. Foto di lokasi ini diambil menggunakan Kamera Blackberry resolusi 2MP.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oleh:
Widiawati
Dsn.Cibungur Rt07/Rw02 Ds.Cikaum Barat
Cikaum - Subang - Jawa Barat

PS: Special Thanks to Fian Septiana dan semua Pihak yang terlibat. Postingan ini dibuat khusus untuk ke-ikutsertaan lomba fotografi yang diadakan TintaHijau.com cc: @InpoSBG

0 comments:

 

Widia's Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea